Kemis kasih bonda

terpaku tatkala melewati lorong pilu,

terhenti langkah beribu,

lisan terkelu tiada bersuara merdu…

terlihat patri kasihnya  bonda ,

memperjudi  maruah dan rasa,

merelakan hina dan caci si manusia

ku lihat si ibu …

mengelus lembut jemari..

si kecil kedinginan,

terdakap erat dalam pelukan,

hangat diribaan lena diperbaringan…


ku buangkan pandangan ke seberang,
hiba hati tak berkeruan,

kurenung jauh dibingkai sukma,

baru kusedar mahal kasih bonda…

pintaku…..

moga gerimis berlalu pergi,

membenarkan mentari menonjol diri,

tak mahu kulihat generasi,

merayu ehsan demi sekeping roti,

menyara nyawa permata hati….

Kudamba dunia kembali berseri,

Makmurnya atas usaha sendiri,

Tiada lagi sandaran bakti,

Terhapus budi menanti dibalasi….

~kembara2dunia,kenitra morocco~


Tinggalkan Komen